IPR Nilai Kerusuhan Demo di DPR Sarat Kepentingan Politik

IPR Nilai Kerusuhan Demo di DPR Sarat Kepentingan Politik

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. (c) foto ist

Jakarta, CAKRAONLINE.COM – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai kerusuhan dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Senin (25/8/2025), tidak lepas dari kepentingan politik tertentu.

Menurutnya, aksi yang awalnya berupa unjuk rasa berubah menjadi anarkis dengan adanya pembakaran sepeda motor serta pemukulan terhadap warga.

“Kalau saya lihat, aksi kemarin memang sengaja dibuat ricuh. Ada indikasi kepentingan politik yang menunggangi,” ujar Iwan

Ia menegaskan, demonstrasi merupakan hak yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Namun, kebebasan tersebut tidak boleh disalahgunakan hingga menimbulkan kerusakan dan keresahan publik.

“Bahkan sampai membakar motor warga sipil. Itu sudah masuk kategori provokasi yang bisa memicu kericuhan lebih besar,” tambahnya.

Kerusuhan pada aksi Senin lalu meluas hingga ke beberapa titik di Jakarta Pusat, termasuk kawasan Petamburan.

Berdasarkan kesaksian warga, sekelompok orang diduga merampas motor pengendara lalu membakarnya. Tak hanya itu, seorang warga juga menjadi korban pemukulan.

Di media sosial beredar video yang menunjukkan massa aksi membakar kendaraan bermotor, termasuk yang diduga milik polisi.

“Ini motor Patwal habis dibakar. Bahaya bisa meledak,” ucap seorang pria dalam rekaman video tersebut.

Leave a Reply