Mengapa Merah dan Hijau Identik dengan Natal, dan Haruskah Dipakai Saat Malam Perayaan?

Mengapa Merah dan Hijau Identik dengan Natal, dan Haruskah Dipakai Saat Malam Perayaan?

Foto Natal (c) penterest

CAKRAONOINE.COM – Natal kerap dikaitkan dengan perpaduan warna merah dan hijau. Kedua warna ini mudah ditemukan pada dekorasi pohon Natal, hiasan rumah, hingga pita dan kartu ucapan. Pertanyaannya, apakah pakaian untuk malam Natal juga wajib bernuansa merah dan hijau?

Menurut Reader’s Digest dan Today, Rabu (23/12/2025), asosiasi merah dan hijau dengan Natal terbentuk melalui sejarah panjang. Akar tradisi tersebut berawal dari masyarakat Celtic kuno yang memuliakan tanaman holly—berdaun hijau dengan buah merah—karena tetap tumbuh segar di tengah musim dingin. Tanaman ini dianggap melambangkan perlindungan, keberuntungan, dan keindahan bumi pada masa-masa tersebut.

Seiring waktu, kombinasi warna itu semakin kuat melekat dalam tradisi Kristen. Pada era abad pertengahan, merah dan hijau kerap digunakan pada rood, partisi berukir di gereja yang memisahkan altar dan area jemaat. Warna merah dipahami sebagai simbol pengorbanan Yesus, sementara hijau menggambarkan harapan dan kehidupan baru melalui Kristus.

Meski demikian, pakaian untuk malam Natal tidak harus selalu merah atau hijau. Memilih warna tersebut sah-sah saja sebagai bentuk penghormatan, namun mengenakan warna lain juga tetap pantas.

Sejumlah rekomendasi warna alternatif dapat dipertimbangkan. Nuansa emas, misalnya, memberi kesan mewah sekaligus berkaitan dengan kisah tiga orang bijak yang membawa persembahan emas bagi bayi Yesus. Rok emas yang dipadukan dengan kemeja hitam dapat menampilkan gaya elegan. Namun, bagi pemilik undertone dingin, warna emas bisa membuat kulit tampak pucat; pilihan warna silver dapat menjadi solusi. Sweater silver dengan celana hitam atau gaun shimmer berpadu jaket kulit crop dapat memberi kesan modern namun tetap sopan.

Pilihan lain adalah merah marun bagi yang ingin tetap bermain di spektrum merah tanpa terlihat terlalu mencolok. Blazer dan celana merah marun yang dipadukan turtleneck putih bisa menjadi alternatif aman. Biru dongker juga layak dicoba karena tidak seterang biru langit namun tidak sesuram hitam. Gaun A-line biru dongker dengan aksesori emas akan memberi sentuhan berkilau tanpa berlebihan.

Warna putih pun tetap relevan untuk berbagai momen Natal, baik menghadiri ibadah maupun berkumpul bersama keluarga. Putih mudah dipadukan, misalnya kemeja putih dengan rok hijau A-line.

Pada akhirnya, apa pun warna yang dipilih, yang terpenting adalah rasa nyaman dan percaya diri saat merayakan Natal bersama orang-orang terdekat.

Leave a Reply