Seminar Hasil dan Pelepasan KKN 14 Desa dan 1 Kelurahan di Kacamatan Tanasitolo Berlangsung Khidmat

CAKRAONLINE.COM – Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 resmi menggelar Seminar Hasil dan Pelepasan peserta KKN Kecamatan Tanasitolo pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanasitolo mulai pukul 16.30 hingga 18.00 WITA tersebut berlangsung penuh khidmat, hangat, dan sarat makna kebersamaan.

Sebanyak 123 mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang tersebar di 14 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Tanasitolo turut hadir dalam kegiatan tersebut. Adapun lokasi pengabdian meliputi Desa Lowa, Mannagae, Tonralipue, Ujunge, Pajalele, Nepo, Pakkanna, Assorajang, Wajoriaja, Ujungbaru, Mario, Wewangrewu, Waetuwo, Palippu, serta Kelurahan Tancung.

Kegiatan seminar hasil ini juga dihadiri oleh beberapa kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan Kecamatan Tanasitolo. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Sambutan sekaligus pelepasan resmi peserta KKN dipimpin langsung oleh Kepala Camat Tanasitolo, Drs. Andi Ramlan Danial, M.Si.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi desa dan kelurahan di Kecamatan Tanasitolo.

“Mahasiswa KKN bukan hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Kehadiran mereka membawa semangat baru, inovasi, dan kontribusi nyata di setiap desa,” ungkapnya.

Sebagai penyelenggara utama kegiatan, Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Tanasitolo, Andi Muhammad Raihan Alghifari, turut memimpin jalannya seminar hasil bersama delegasi kepanitiaan yang telah dibentuk sebelumnya. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai capaian program kerja dari masing-masing desa serta menggambarkan kondisi umum pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 45 hari di Kecamatan Tanasitolo.

Ia menyampaikan bahwa program-program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, sosial, budaya, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga mahasiswa berupaya menyesuaikan program kerja dengan potensi dan persoalan yang ada di lingkungan masing-masing.

Beberapa program unggulan yang dipaparkan di antaranya Festival Rakyat di Desa Lowa, penyusunan sejarah desa di Mannagae, sosialisasi pengolahan sampah menjadi ecoenzym, hingga pembuatan peta manual ke satelit. Selain itu terdapat pengadaan pojok baca perpustakaan dan kelas literasi di Desa Ujunge, pembuatan nomor rumah di seluruh wilayah Desa Pajalele, pengolahan sampah menjadi paving block, serta pengembangan UMKM di Desa Nepo.

Program sosial dan keagamaan juga menjadi perhatian utama mahasiswa KKN, seperti pendistribusian 100 eksemplar Al-Qur’an di Desa Waetuwo, pengelolaan ulang kebun toga dan pembuatan miniatur desa di Ujungbaru, pembuatan logo desa di Wewangrewu, hingga sayembara logo desa skala nasional di Desa Mario. Sementara itu, Desa Assorajang merealisasikan pengadaan tempat sampah guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Di luar program-program unggulan tersebut, mahasiswa KKN juga aktif menjalankan kegiatan rutin bersama masyarakat seperti gotong royong, kerja bakti, praktik ajar mengajar, pemberdayaan majelis ta’lim, pendampingan anak-anak, serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Di balik suksesnya pelaksanaan KKN 78 UIN Alauddin Makassar di Kecamatan Tanasitolo, terdapat peran besar dosen pembimbing lapangan, Dr. Muhammad Anshar, S.Pt., M.Si., yang senantiasa memberikan arahan, pendampingan, serta motivasi kepada seluruh mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung. Selain itu, dukungan dari Badan Pelaksana KKN 78 UIN Alauddin Makassar, Sri Indra Wibowo, turut menjadi bagian penting dalam kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program KKN di Kecamatan Tanasitolo.

Suasana haru turut menyelimuti prosesi pelepasan peserta KKN. Kebersamaan yang terjalin selama masa pengabdian meninggalkan kesan mendalam, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat desa. Seminar hasil dan pelepasan ini menjadi penutup perjalanan pengabdian yang tidak hanya menghadirkan program kerja, tetapi juga meninggalkan jejak penguatan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi di tengah masyarakat Kecamatan Tanasitolo.

Leave a Reply