Gowa, CAKRAONLINE.COM – Pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan pangan dengan menghadirkan beras terjangkau melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Perum BULOG. Program ini bukan sekadar bisnis, melainkan bentuk kepedulian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Hal itu pula yang mendorong Muhammad Fadhil, Pendamping SDM PKH Kabupaten Gowa sekaligus pelaku UMKM, untuk ikut mengambil peran. Ia bertekad memastikan warga di Kecamatan Pattallassang mendapatkan akses beras SPHP dengan mudah.
Fadhil mengakui, menjadi penyalur beras subsidi bukan perkara sederhana. Prosesnya membutuhkan kelengkapan administrasi hingga tahap verifikasi, serta dijalankan dengan aturan ketat. Baginya, hal tersebut wajar karena program ini adalah amanah pemerintah, bukan sekadar perdagangan biasa.
“Berdagang bukan hanya soal keuntungan, tapi juga ibadah. Dengan menyalurkan beras SPHP, saya bisa membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau. Itu jauh lebih berarti,” ujar Fadhil.
Ia menilai prosedur yang ketat bukan hambatan, melainkan tantangan yang harus dijalani. Dengan komunikasi dan koordinasi bersama BULOG, Fadhil optimistis dapat menjalankan perannya sebagai penyalur.
Lebih lanjut, ia menyebut tidak sedikit pelaku UMKM yang enggan terlibat karena menganggap prosesnya rumit. Namun, sebagai pendamping sosial, Fadhil merasa terpanggil untuk berbuat lebih bagi masyarakat yang selama ini ia dampingi.
“Saya siap mengikuti aturan yang ada, karena tujuan akhirnya membantu warga Pattallassang memperoleh beras subsidi dengan harga terjangkau,” tegasnya.
Dengan semangat sosial dan pengabdian, Fadhil berharap langkahnya dapat menjadi kontribusi kecil bagi upaya besar menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Leave a Reply