Jakarta, CAKRAONLINE.COM — Sejumlah agenda dan peristiwa politik yang terjadi pada Minggu (28/12) telah dihimpun Kantor Berita ANTARA. Beberapa di antaranya masih relevan dan menarik untuk disimak kembali.
TNI Tetap Siaga di Wilayah Terdampak Bencana
Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja menegaskan bahwa personel TNI masih terus dikerahkan di daerah-daerah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, meskipun masa tanggap darurat tingkat provinsi telah berakhir. Kehadiran TNI bertujuan mendukung proses pemulihan bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Komandan Korem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal TNI Machfud menyampaikan bahwa jajaran Korem di bawah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol tetap berada di sejumlah titik terdampak di Sumatera Barat untuk membantu penanganan pascabencana.
Pembangunan Jembatan Darurat Dilanjutkan
Selain fokus pada pemulihan, Korem 032/Wirabraja juga merencanakan kelanjutan pembangunan infrastruktur darurat. Pada tahap kedua, TNI menyiapkan pemasangan tujuh jembatan bailey dan lima jembatan aramco di beberapa ruas jalan yang terputus akibat bencana alam.
Danrem Machfud menjelaskan bahwa proses tersebut masih dalam tahap perencanaan dan diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat.
PBNU Pastikan Persoalan Internal Telah Usai
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyatakan bahwa seluruh dinamika dan persoalan internal organisasi telah diselesaikan. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan jajaran pimpinan PBNU yang berlangsung di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur.
Ia menegaskan bahwa PBNU kini kembali memusatkan perhatian pada semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan roda organisasi.
Silaturahmi Pimpinan PBNU Pasca-Islah
Sebagai tindak lanjut dari islah, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menggelar silaturahmi di Surabaya. Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama dan pembacaan sholawat sebagai upaya mempererat kekompakan pimpinan organisasi.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan diharapkan membuka ruang dialog lanjutan ke depan.
Pemerintah Targetkan Pembangunan 15 Ribu Hunian Korban Bencana
Sementara itu, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 15.000 unit hunian bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Program tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan pascabencana banjir di wilayah Sumatra. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa target tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu (27/12) malam, sebagaimana disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet.
Leave a Reply