MAKASSAR,CAKRAONLINE.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan kunjungan ke lokasi budidaya maggot milik Hj. Sulaiman di Kecamatan Panakkukang, Jumat (8/8/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Budidaya tersebut memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam yang dikenal efektif dalam menguraikan sampah organik dengan cepat.
Dalam kunjungannya, Munafri meninjau langsung rak-rak budidaya yang terbagi ke dalam tiga skala pengolahan berdasarkan volume sampah warga setempat.
Adapun rincian skala pengolahan tersebut meliputi:
• Skala Kelurahan: mengolah 20-25 kg sampah organik per hari dan menghasilkan 25-30 kg maggot,
• Skala RT: memproses 7-8 kg sampah per hari dengan hasil 7-10 kg maggot,
• Skala Perumahan: mengelola 3-5 kg sampah per hari dan memproduksi sekitar 4-5 kg maggot.
Munafri menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini yang dinilai sebagai solusi konkret dalam mengurangi sampah rumah tangga.
Ia menekankan bahwa maggot tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak dan bahan kompos.
“Budidaya maggot ini sangat inovatif. Ini bukan hanya pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kami mendukung penuh agar program ini terus berkembang,” ungkap Munafri.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkot Makassar akan menjadikan program budidaya maggot sebagai bagian dari strategi kota dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Selain mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pendekatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Leave a Reply